Kamis, 20 November 2008

AKUT ABDOMEN



Keadaan abdomen yang dapat membahayakan penderita jika tidak segera dilakukan tindakan yang cepat dan tepat
Keberhasilan sangat tgt dari dokter penerima pertama

Menurut Causa
1.Radang akut
- peritonitis
- divertikulitis
- cholesistitis
- pankreatitis
- apendisitis
2. Trauma
- tusuk, tembak tumpul
- ruptur hepar, lien, ren
3. Tumor
tumor abdomen yang bisa timbulkan obstruksi
4. Obstruksi
hernia inkarserata, streng ileus, volvulus

5.Perforasi
- ulkus ventrikuli perforata
- typus abdominalis

Diagnosis

1.Anamnesis
Nyeri perut :
- Visceral pain : ec distensi permukaan visceraà rangsang saraf otonom dd visceraà timbul nyeri sifatnya kolik, lokasi epigastrium, umbilikus
- Somatic pain : syaraf aferen n spinalis pada peritoneum parietale terangsang : psoas sign, obturator sign

-Penjalaran rasa sakit
Cholesistitis à bahu, supraclavicula
Apendisitisà awal epigastriumà umbilikusà menetap kanan bawah
Pankreatitis à epigastrium
peritonitis à slruh lapangan

Pemeriksaan Fisik
-Inspeksi : meteorismus, darm contour, darm steifung, benjolan
-Palpasi : distensi, defans muskuler, nyeri tekan kanan bawah, rovsing sign, obturator sign, masa
-Perkusi : masa, cairan
-Auskultasi : borborigmi, metalic sound, peristaltik menurun, meningkat


Penatalaksanaan
1.Stop makan minum
2.Pemeriksaan penunjang :
Ileus, peritonitisà (abdomen 3 posisi)
(untuk hernia tdk perlu adm 3 pss)
traumaà usg
penunjang u preops : lab, ekg, rontgen thorax
3.Infus RL
4.U peritonitis ileus : pasang ngt, dc
5.Antibiotika : gol ceftriaxone dan metronodazole
6.Konsultasikan ke bagian bedah

Tidak ada komentar: